Sabtu, 20 Oktober 2012

Untukmu, Calon Pejuang Kecil Kami..

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

34 minggu..
2,5 kg..

Alhamdulillah.. selalu spesial momen saat kita bersua, bertatap meski lewat layar hitam putih kecil di ruang periksa. Saling menandai seolah sama-sama berjanji untuk bersiap saat pertemuan sejatinya tiba.
"Nak, Bunda dan Ayah bangga padamu.. yuk kita siap-siap bertemu! :)"

Senyum cerah mengembang.. Bunda dan Ayah mu bertatapan. Menyadari tak lama lagi salah satu momentum dahsyat itu akan tiba. Momentum dimana engkau, pejuang kecil kami, kan hadir di dunia. Insya Allah..

Akhir november 2011.. hari perkiraan paling lama hadirmu.
Engkau dengan gerak-gerik mungilmu yang semakin sering menemani keseharian Bunda, seakan menyerukan yel-yel penyemangat dalam setiap laju darah Bunda.. penyemangat untuk semakin menguatkan bekal terbaik untuk kedatanganmu. Bekal untuk semakin menshalihahkan diri, menyambutmu tunas shalih/ah ku..

Begitu pun dengan Ayah mu, Nak..
Doa tulus yang senantiasa teruntai dari bibirnya.. mengucap harap terbaik untuk engkau yang terbaik...
Senyum syukur atas kesempatan dan hadiah terindah..
Dan.. Jihad yang makin berkobar, untuk keberkahan sang ikhtiar..

Oh iya, Nak, tahu tidak?
29 Oktober tahun 2011 lalu Bunda dan Ayah bertemu dalam ikatan suci yang menyebabkan hadirmu..
Sementara.. 29 Oktober tahun 2012 ini, insya Allah Bunda akan memulai cuti, rehat sejenak untuk fokus persiapan kehadiranmu..
Indah betul yah rencana Allah... :D

Nak, mungkin tak banyak Bunda dan Ayah berkata..
Kami hanya ingin engkau tahu..
bahwa Kami sangat mencintaimu..
Karena engkau.. adalah buah cinta kami..
Cinta yang dinaungi  dan dianugerahi oleh  Rabb, Sang Maha Pemilik Cinta..

Sayang..
Kita sama-sama saling mendoakan juga ya..
Agar saat mulai pertemuan sampai perjalanan kita nanti, kebarokahan senantiasa menemani..
Dan..
Agar saat pertemuan di akhir perjalanan nanti, kita saling bertaut hati di Firdausi.. aamiin yaa Rabbal 'aalamiin..

We Love You.. 

Bunda dan Ayah yang senantiasa mencintaimu karena Allah..









1 komentar:

  1. Lagi ya Mbak,

    "Abi mu artinya ayahku mu" apakah maksudnya seperti itu Mbak? ^^

    BalasHapus